Layaknya sebuah perasaan, setiap manusia yang pernah bahkan sedang jatuh cinta sekalipun akan merasakan rasanya mabuk kepayang. Di buatnya aku terniang-niang, bahka tak dapat aku bermimpi dengan tenang. Setiap ku membuka mata selalu saja muncul wajahnya, Dia yang ku cinta.
Namun apakah pernah terbayang olehmu, Rasanya patah hati. Ketika hati yang kau berikan di khiati bahkan di campakan.
Hati ku kini PATAH JADI DUA. Ibaratkan kayu, Mungkin hatiku sudah rapuh di makan rayap.
Bukan karena patah sekali saja lantas aku membenci cinta. Tapi hatiku patah untuk kedua kalinya.
Apa rasanya ketika kita merasakan sakit untuk yang kedua kalinya.
Pertama kali aku merasakan jatuh cinta, Dia adalah sosok yang sangat aku benci, Namun dia orang pertama yang menjadi sahabat terbaikku yang pernah Tuhan kasih untukku.
Mencintainya adalah suatu kebanggaan untukku. karena bagi ku dialah Cinta Pertamaku.
Layaknya cinta semasa SD. Yang ku tahu hanyalah, jika aku dengannya hidupku aman, tidak ada Bully dari teman perempuanku saat SD dulu. Dia yang selalu menemaniku di saat teman-teman sekelasku memusuhi tanpa sebab.
aku tahu itu pasti gara-gara teman ku yang bernama Selvi. Dia sangat terkenal Diktator saat itu. Mungkin karena dia sering menyebut bahwa bapaknya adalah seorang Tentara. Yaa..Namanya juga anak kecil yang di tahu, kalau Tentara itu jahat, kejam dan bisa di tembak nanti.
konyol saat itu yang ku rasakan...
Namun, begitulah yang ku alami.
Itu semua terjadi tepat 17 Tahun yang lalu................
Comments